Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK 1 Tahunan

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK 1 Tahunan – Masih dalam topik bahasan pembayaran pajak STNK, mengingat kini biaya pembayaran pajak STNK naik maka semuanya perlu perombakan dalam hal perhitunganya, dari mulai pembayaran PKB serta SWDKLLJ dan lain sebagainya, begitupun jika pembayaran pajak STNK telat, maka dendanyapun akan semakin bertambah besar di banding tahun-tahun sebelumnya. Nah di pertemuan kali ini kami ingin berbagi informasi mengenai tata cara menghitung denda karena telat bayar Bajak STNK Motor Maupun Mobil.

Untuk cara menghitung denda telat bayar pajak STNK memang sebenarnya mudah, namun tidak semua pengguna kendaraan tahu akan hal tersebut. Pada dasarnya proses perhitungan denda bayar pajak berdasarkan PKB atau pajak kendaraan bermotor dan juga SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Dengan mengetahui berapa denda PKB dan SWDKLLJ maka andapun akan lebih mudah lagi untuk menghitung biaya denda pajak STNK. Nah untuk informasi selengkapnya anda bisa lihat dibawah ini.

cara menghitung denda stnk 1 tahun

Cara Menghitung Biaya Telat Membayar Pajak Motor dan Mobil Telat 1 Tahun

Note :

  • PKB = Pajak Kendaraan Bermotor
  • SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

Setiap ada keterlambatan pembayaran PKB pastinya diikuti dengan hal keterlambatan pembayaran SWDKLLJ. Apabila denda PKB tersebut dihitung sesuai dengan kelipatan bulan, maka untuk denda SWDKLLJ nilainya pasti per tahun. Berikut rumusanya.

  • Denda PKB= Keterlambatan 2hari – 1bulan= 25%
  • Keterlambatan 1 bulan lebih= 25% + ((jumlah bulan terlambat-1) x 2%).
  • Perhitungan maksimal 48 bulan tetrlambat, lebih dari 48 bulan tetap di kali 48.
  • Denda SWDKLLJ= Mobil Rp 100.000 dan motor Rp 35.000

Contoh Telat Bayar Pajak Motor Supra Selama 8 Bulan

  1. Pokok PKB= Rp 100.500
  2. Pokok SWDKLLJ= 35.000
  3. Denda PKB= (100.500 x 25%) + (100.500 x 7 x 2%)= Rp 39.200 (dibulatkan).
  4. Denda SWDKLLJ=  Rp 32.000

Berdasarkan rumus diatas dengan nilai telat bayar pajak tersebut maka maka total pokok nya adalah Rp 135.500 dan kemudian total dendanya adalah Rp 71.200.

Contoh Telat Bayar Pajak STNK Mobil Suzuki Karimun Estilo selama 5 hari

  1. Pokok PKB= Rp 1.527.800
  2. Pokok SWDKLLJ= Rp 143.000
  3. Denda PKB= 25% x Rp 1.527.800= 382.000 (dibulatkan).
  4. Denda SWDKLLJ= Rp 100.000

Dengan begitu maka total pokoknya adalah Rp 1.670.800 dan juga total denda adalah Rp 482.000

Baca juga : Cara dan Syarat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor

Demikian informasi kami kali ini mengenai Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK 1 Tahunan. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi gambaran buat anda yang ingin membayar pajak STNK motor atau mobil.

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK 1 Tahunan | david tatto | 4.5